Menu Fast Food Mana yang Paling Baik Untuk Kesehatan? Simak Daftarnya Berikut Ini!

Pemandangan di Amerika Utara sangat unik, bagaimana tidak, di setiap sisi jalan kita akan melihat restoran makanan cepat saji. Beberapa kritikus menilai menjamurnya restoran fast food dikarenakan peminat fast food sangat banyak, ya, kehidupan sehari-hari masyarakat disana memang tidak bisa lepas dari makanan fast food. Faktanya, lebih dari 50 persen orang dewasa di Amerika Utara kelebihan berat badan. Meski sekarang ini sudah banyak restoran fast food yang menyediakan menu yang lebih sehat, tapi mayoritas menu yang ditawarkan tetap sarat dengan lemak, garam, dan kalori. Bahkan menu yang kelihatannya sehat, seperti salad atau smoothiesyang ditaburi saus krim, keju, daging yang dilapisi tepung roti, dan banyak gula bisa mengandung lebih banyak kalori & lemak dari pada menu yang biasa.

Pilihan terbaik yang dapat Anda ambil ialah menghindari restoranfast food sebisa mungkin, tapi jika Anda harus makan saat sedang berpergian, beberapa saran berikut bisa Anda coba agar kesehatan Anda tetap terjaga:

Hamburger. Pilihlah hamburger yang biasa/basic, tanpa keju, tanpa mayones, daging asap. Kalau bisa, pesan dengan tambahan mustard, timun, bawang segar, tomat, selada. Hamburger yang biasa/basic mengandung 250 sampai 300 kalori, dengan sekitar 10 sampai 20 gram lemak, sementara yang deluxe dan cheeseburger mengandung sekitar 500 kalori (atau lebih), dengan 26 gram lemak (atau lebih).

Kentang goreng. Kentang goreng merupakan cemilan yang enak, tapi dibalik rasa nikmatnya tsb, ada nutrisi yang harus dibayar. Porsi sedang dari kentang goreng saja mengandung 360 sampai 450 kalori dan 10 sampai 20 gram lemak. Porsi besarnya mengandung hamper 600 kalori dengan 27 gram lemak. Jika Anda ingin mencoba kentang goreng, pesanlah yang ukuran kecil. Dan jika memungkinkan, pesan kentang goreng yang dipotong panjang dan lebar. Biasanya kentang yang dipotong panjang dan lebar lalu digoreng, mengandung lebih sedikit lemak dan garam, itu karena permukaan tempat minyak untuk menempel semakin sedikit.

Tacos. Taco dengan isi daging sapi dan selada mengandung sekitar 180 kalori, dengan 10 gram lemak. Jadi, jika Anda terpaksa makan taco, cukup makan satu saja, dan untuk topping-nya pilihlah yang biasa.

Pizza. Tidak ada yang meragukan lagi kalau pizza merupakan salah satu makanan favorit banyak orang. Sayannya, pizza merupakan “gudangnya” lemak. Pizza berukuran 14-in (35 cm) mengandung 22 sampai 36 gram atau bahkan lebih. Saat menyantap pizza, lebih baik satu potong saja. Dan usahakan Anda memesan pizza dengan topping sayuran. Pizza dengan topping sayuran mengandung kalori & lemak yang lebih rendah, dan yang terpenting lebih bernutrisi. Daging tanpa lemak seperti daging ayam dan ham merupakan pilihan yang lebih baik daripada sosis dan peperoni. Saat Anda memesannya, mintalah saus lebih banyak dan keju yang lebih sedikit.

Yang Perlu Diperhatikan

  • Menu seperti salad bisa saja mengandung kalori yang lebih banyak dikarenakan topping dan sausnya.
  • Tambahan seperti mayones dan keju bisa menaikkan kadar lemak dan kalori dalam sandwich di restoran fast food.
  • Pilihlah kentang goreng porsi kecil.
  • Batasi konsumsi Anda saat makan taco dan pizza. Cukup satu potong saja; taco dan pizza dalam setiap potongnya mengandung banyak kalori.

Sumber: deherba.com

Tags: