Langkah – Langkah Menggunakan Tensimeter Jarum Untuk Mengukur Tekanan Darah

Cara menggunakan tensimter jarum memang sedikit perlu latihan. Karena hal ini berkaitan dengan insting, dan insting bisa kuat dengan cara berlatih dan membiasakan diri. Mungkin bagi para tenaga medis merupakan hal yang biasa, karena mereka selalu menggunakan alat ini. Namun bagi kita orang awam, apakah bisa menggunakannya ?

cara menggunakan tensimter jarum

Tentu saja bisa, kita tidak jauh beda dengan mereka para tenaga medis. Bedanya hanya menggunakan dan tidak. Apabila anda sering menggunakannya, pasti cepat atau lambat anda akan mahir menggunakan tensimter jarum layaknya perawat atau suster di rumah sakit.

Baiklah pada kesempatan ini, saya ingin berbagi pengalaman belajar menggunakan tensimter jarum dengan menulis tutorial cara menggunakan tensimter jarum sendiri dengan mudah.

Cara Menggunakan Tensimter Jarum Sendiri

Sebelum menggunakannya, tentunya anda harus memiliki tensimter bukan. Anda bisa meminjam pada teman yang punya, atau membelinya di distributor alat kesehatan yang terdekat dari rumah anda. Berikut langkah – langkahnya.

  1. Siapkan tensimeter jarum (aneroid) dan juga stetoskop untuk memudahkan pengukuran
  2. Selanjutnya, ambil posisi duduk santai kemudian pasang manset tensi pada lengan tangan kiri anda.
  3. Pastikan manset anda pasang dengan benar, biasanya terdapat petunjuk gambar di salah satu sisi manset. Ikuti petunjuknya dengan benar
  4. Pasang stetoskop anda, dan tempatkan kepala stetoskop pada lengan yang laing sensitif ketika kita menghitung denyut nadi
  5. Jika susah, selipkan pada maset agar stetoskop tidak terlepas.
  6. Tempatkan manometer (petunjuk jarum) pada posisi yang mudah dilihat.
  7. Pegang bola tensi dengan tangan kanan, jari telunjuk dan ibu jari memegang pelepas tekanan.
  8. Tutup katup dan mulailah memompa, hingga jarum menunjukan angka 180
  9. Buka katup pelepas tekanan perlahan – lahan, dan dengarkan dengan baik kapan anda mendengar suara detak paling keras untuk pertama kali. Catatlah sebagai tekanan sistolik
  10. Kemudian suara itu akan merendah hingga anda seperti mendengar desiran angin. Dan catatlah angka yang ditunjukkan jarum manometer pada saat itu sebagai tekanan diastolic

Nah, silahkan ulangi terus hingga anda benar – benar memiliki insting yang kuat. Mudah kan ? Tidak ada hal yang sulit selama kita mau belajar. Sekian, semoga bermanfaat !

Tags: